
SURABAYA, KOMPAS.com — Tim Papua Athletics Center (PAC) mengukuhkan dominasi di pentas atletik nasional dengan mempertahankan gelar juara umum pada Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026. Berlangsung di Lapangan Atletik “Oentoeng Poedjadi” FIKK-Unesa, Surabaya, pada 1–3 Mei 2026, kontingen yang diperkuat 16 atlet ini berhasil mengoleksi total 14 medali: 9 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sekretaris Umum PB PASI, Jodi Mahardi, menegaskan, hasil Jatim Open 2026 mencerminkan kematangan sistem pembinaan yang dibangun PAC. “Lahirnya juara dari atlet-atlet debutan menegaskan potensi atletik Timur Indonesia akan terus mekar melalui program pembinaan yang terstruktur,” kata Jodi, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (6/5/2026).
Sementara itu, Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian para atlet binaan PAC. “Peningkatan perolehan medali dan lahirnya juara dari atlet debutan adalah bukti ekosistem pembinaan PAC berjalan sangat efektif. Kemunculan nama-nama baru yang langsung menyabet emas membuktikan cetak biru pelatihan bersama PB PASI berada di jalur yang tepat,” ujar Claus.
Adapun Kolaborasi strategis antara PB PASI dan PTFI dalam program PAC bertujuan mengembangkan potensi atletik nasional. Hal ini sekaligus memperluas akses bagi atlet-atlet daerah melalui pelatihan intensif, fasilitas berstandar, dan pendampingan menyeluruh yang terus dievaluasi demi peningkatan performa yang berkelanjutan.



