Tembus Limit Dunia, Tiga Atlet Muda Indonesia Amankan Tiket World Athletics U20 Championships Oregon 2026

Jakarta — Tiga atlet muda atletik Indonesia berhasil mengamankan tiket menuju ajang bergengsi World Athletics U20 Championships Oregon 2026. Kepastian ini didapat setelah ketiganya sukses menembus entry standard (limit) kualifikasi dunia pada ajang Indonesia Open Athletics Championship serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) U16, U18, dan U20 2026 yang berlangsung di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta.

Tiga atlet masa depan yang berhasil memastikan langkah mereka ke kejuaraan dunia U20 tersebut adalah:

1. Shava S. Warangga (Jawa Tengah) di nomor 100 meter putri.

2. Hoshi Fatihah Azharah (Jawa Timur) di nomor 200 meter putri.

3. Anugrah Setiawan Pujo (Jawa Timur) di nomor 110 meter gawang putra.

Lolosnya ketiga atlet ini menjadi salah satu capaian paling membanggakan dari penyelenggaraan Indonesia Open dan Kejurnas tahun ini, yang diikuti oleh sekitar 1.000 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia serta perwakilan mancanegara. Nantinya, mereka akan menjadi ujung tombak Merah Putih pada kejuaraan dunia yang akan berlangsung di Eugene, Oregon, Amerika Serikat, pada 5–9 Agustus 2026 mendatang.

Sekretaris Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Jodi Mahardi, memberikan apresiasi dan menitipkan pesan khusus agar para atlet mempersiapkan mental bertarung.

“Capaian ini menjadi bukti pembinaan usia muda kita mulai menyentuh standar internasional. Namun, saya ingin agar para atlet jangan cepat puas, karena ini baru langkah awal. Fokus kita sekarang adalah mematangkan persiapan teknis dan mental mereka, agar nanti kita tidak sekadar berpartisipasi, tetapi berani bersaing dan kompetitif melawan atlet-atlet elite dunia,” tegas Jodi, Selasa (30/6/2026).

Menyikapi pencapaian ini, PB PASI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh melalui program persiapan dan pemusatan latihan intensif menjelang keberangkatan. Keikutsertaan talenta-talenta muda di panggung dunia ini diharapkan menjadi katalisator motivasi bagi para atlet di seluruh daerah untuk terus memacu prestasi dan memperkuat tradisi regenerasi atletik nasional.